Minggu, 21 Juni 2015

CEILING BRICK

Jumat, 17 Mei 2015

PT.Bumi Asem Energy

087785332324 (aang) 


           CEILING   BRICK  
Ceiling Brick Keramik Komposit Beton


Dak Keraton, beton Keraton, cor Keraton, beton keramik, Ceiling Brick. Kami telah berpengalaman bertahun-tahun dalam pemasangan dak Keraton (Keramik komposit Beton) Sehingga pemasangan lebih rapi, cepat, hemat, dan anda terhindar dari kegagalan struktur.
Dak Keraton (Keramik Komposit Beton) merupakan bahan alternatif (khusus) sehingga pemasangan sebaiknya dilakukan oleh tenaga-tenaga yang telah berpengalaman, jangan menggunakan tenaga yang baru coba-coba karena resikonya pekerjaan menjadi lambat, tidak rapi, boros material, bahkan bisa terjadi kegagalan struktur.

Bahan Dasar Dak Keraton (Keramik Komposit Beton)

Keraton ini terbuat dari tanah liat (keramik) yang di buat dengan cara di extrude sehingga berbentuk menyerupai kubus dengan lubang-lubang dibagian tengahnya.
Keramik ini mempunyai rongga yang diperhatikan secara seksama menyerupai huruf “V”. Bila sudah terpasang nanti, rongga “V” ini seakan-akan menumpu beban yang ada di atasnya. Untuk membuat plat keraton ini dirangkai dan direkatkan dengan beton.
Untuk memperkuat strukturnya, keraton juga diberi tulangan baja yang diletakkan di keempat sisinya dan kemudian dicor dengan beton. Pemberian tulang dilakukan dengan penulangan searah. Ini karena tulangan hanya dikaitkan dengan dua balok yang berhadapan.

Asal Dak Keraton (Keramik Komposit Beton)

Dak Keraton lahir atas kerjasama beberapa negara di Eropa (Jerman dan Belanda) sekitar seratus tahun yang lalu. Kemudian teknologi material ini dibawa ke Indonesia melalui proyek Bantuan Teknis Pembangunan Industri Bahan Bangunan yang diawasi oleh UNIDO/UNDP (PBB Project INS/740/034).
Pada proyek penelitian yang berlangsung sekitar tahun 1977, Dak Keraton diteliti penggunaannya pada sebuah rumah contoh di Puslitbangkim Cipta Karya Pekerjaan Umum. Aplikasi material pada penelitian ini merupakan pengembangan dari Ir. Emon Sulaiman (Alm) dan Nasan Subagia. Kemudian dikembangan lagi dengan modifikasi model oleh Ir. Judadi tahun 1984. Setelah itu pada tahun 1990, oleh Ir. Bambang Mursodo dikembangkan lagi modifikasinya.

Keuntungan menggunakan Dak Keraton (Keramik Komposit Beton)

1. Bobotnya lebih ringan
(sekitar 130-150 kg/m2) dibandingkan dengan beton (sekitar 288 kg/m2).
Ini karena Keraton memiliki rongga didalamnya dan material pembentuknya adalah tanah liat. Bobot yang ringan ini menyebabkan beban strukur yang didukung oleh kolom bisa dihemat. Selain itu, menurut Ir. Bambang Mursodo, keuntungan bobot yang ringan akan memperkecil gaya gempa yang diterima oleh stuktur bangunan.

2. Ekonomis
Dibandingkan dengan beton.
Dak beton dibentuk dari pasir, batu pecah dan semen kemudian diberi tulangan baja. Bila menggunakan keraton, maka pemakaian beton dapat dihemat hingga 60%. Ini karena pengecoran beton hanya dilakukan pada lapisan diatas keraton (setebal 1-3cm) dan celah antara satu keraton dengan keraton lainnya. Tulangan baja yang digunakannya pun juga lebih sedikit karena menggunakan sistem tulangan searah.

3. Cepat
Bila menggunakan beton, plat/dak lantai harus diberi bekisting untuk menahan cetakannya. Sedangkan dengan keraton anda tidak perlu menggunakan cetakan dan bekisting dalam jumlah yang banyak. Bekisting hanya diletakkan pada ujung tumpuan balok. Karena keuntungan ini, anda dapat membuat plat/dak beton tanpa harus membongkar atap rumah keseluruhan terlebih dahulu. Tidak hanya itu, bila rumah anda dibangun dari awal dengan menggunakan bekisting yang minim, pekerjaan finishing di lantai bawah dapat segera diselesaikan tanpa harus menunggu selesainya pembuatan plat/dak beton di atasnya.

4. Isolator
Rongga didalam bata keraton ini juga memberikan keuntungan tambahan yaitu dapat meredam panas dan bunyi karena berfungsi sebagai isolator.
Dengan beragam keuntungan yang akan menghemat anggaran membangun atau merenovasi rumah Anda, keraton ini dapat digunakan sebagai alternatif bahan untuk membuat plat/dak lantai beton yang ekonomis dan cepat
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar